Selasa, 15 Juni 2010

Tanah Lot Bali dikenal sebagai tempat terbaik untuk menyaksikan pemandangan matahari tenggelam (sunset) di Bali. Apalagi kalau menyaksikannya lewat tebing tinggi yang juga ditempati restoran-restoran kecil disana. Saat terbaik untuk berkunjung ditempat ini adalah antara pukul 17.00 - 18.30 WITA.
Pura Tanah Lot merupakan salah satu pura suci terbesar di pulau Bali. Disini juga sering diadakan upacara-upacara besar umat Hindu Bali. Selain tempatnya yang sangat luas dan pemandangan matahari tenggelam yang sangat spektakuler, deburan ombak disekitar area pura juga menjadi daya tarik tersendiri.
Untuk Anda turis domestik yang ingin masuk ke kawasan wisata ini akan dikenai biaya sekitar Rp 20.000 per orang. Untuk turis asing biaya masuknya menjadi dua kali lipat. Di sepanjang jalan dari mulai pintu masuk sampai ke kawasan pura akan dijumpai berbagai macam barang dagangan yang beraneka ragam, dari mulai kaos, kalung, patung dan sebagainya sampai dengan tentu saja tempat makan.
Lokasi untuk menuju Tanah Lot Bali tidaklah jauh dari Kuta atau Denpasar. Hanya sekitar 20-30 menit perjalanan dengan menggunakan mobil. Seperti Pantai Kuta, biasanya Tanah Lot merupakan tujuan terakhir bagi para pelancong setelah seharian mengunjungi berbagai tempat wisata menarik lainnya.

Pulau Weh

PDF Print
Pulau kecil yang cantik ini berada di lepas pantai utara Banda Aceh. Kota Sabang terdapat di Pulau Weh atau sering juga disebut dengan Pulau Sabang yang memiliki beberapa lokasi pantai indah dihiasi dengan nyiur melambai.
Selain itu pulau ini memiliki lokasi penyelaman dan snorkeling yang menarik dan juga kawasan hutan terletak di bagian tengah pulau. Jalan lingkar pulau yang mulus telah dibangun di pulau ini sehingga memungkinkan wisatawan mengunjungi lokasi wisata alam dengan segala keindahan dan keunikannya.
Sebagian besar penduduk Pulau Weh yang berjumlah 24.000 jiwa tinggal di Kota Sabang yang merupakan kota terbesar di pulau ini. Di masa lalu, Sabang menjadi tempat persinggahan kapal-kapal besar dan merupakan depot batubara maupun sumber air bagi kapal uap yang melintasi kawasan ini, namun setelah munculnya mesin disel usai Perang Dunia ke-2 maka peranan batu bara sebagai sumber energi bagi kapal laut mulai ditinggalkan dan Sabang menjadi kota yang sepi.

Pada tahun 1970-an, pemerintah menetapkan Sabang sebagai salah satu pelabuhan bebas bea (free trade zone) di Indonesia dan hal ini sempat membuka kegiatan di Sabang menjadi marak kembali. Namun pada tahun 1986 status Sabang sebagai pelabuhan bebas bea dihapuskan dan kota ini kembali menjadi kota nelayan. Satu-satunya kegiatan ekonomi, selain penangkapan ikan (nelayan); yang terdapat di Pulau Weh adalah kerajinan perabotan dari rotan.

WiSaTa di MbATu

Kota Batu sudah terkenal sejak abad ke IX akhir Masehi, sebagai Kota Wisata karena keindahan pemandangan alamnya. Kota yang terletak sekitar 19 km sebelah barat Kota Malang dan memakan waktu kurang lebih 2 jam dari Kota Surabaya ini memiliki ketinggian antara 680 m sampai 1700 m diatas permukaan air laut serta suhu udara berkisar antara 15 sampai dengan 19o Celcius. Udara segar nan sejuk dan dikelilingi bukit-bukit indah menjadi daya tarik tersendiri jika dibanding kota-kota lain di Indonesia.

Kota Batu pernah dijuluki sebagai Swiss Kecil di Pulau Jawa serta kawasan wisata pegunungan yang sejuk. Obyek wisata Songgoriti terdapat Candi Songgoroto dan Patung Ganesha peninggalan Kerajaan Singhasari, serta tempat peristirahatan yang dibangun sejak zaman Hindia Belanda. Wisata Goa di Cangar dan Tlekung, terdapat pula goa dengan kedalaman 15 km. Tempat wisata andalan lainnya adalah Selecta dan Kusuma Agrowisata (perkebunan apel) di lereng Gunung Panderman. Selain itu terdapat juga pemandian air panas di Cangar. Objek wisata lain di kota Batu adalah air terjun Coban Rondo, Coban Rais dan Coban Pelangi (mohon dikoreksi atas nama coban yg terakhir). Dan ada juga objek wisata terbaru di kota Batu berupa aero wisata Para Layang. Bagi yang suka berkemah dan naik gunung, ada banyak lokasi untuk anda, diantaranya : Gunung Arjuno, Gunung Panderman, Coban Rondo, Coban Rais, Cangar, Junggo, Gunung Banyak, dan Coban Banteng. Setiap hari Minggu, di alun-alun Batu diselenggarakan Pasar Wisata Minggu yang menjual makanan khas Batu serta kerajinan. Jatim Park merupakan salah satu tempat wisata paling populer di Jawa Timur, dan kini menjadi salah satu icon Kota Batu dan Malang. Kota ini banyak terdapat villa serta sejumlah hotel berbintang lima.

Batu juga dikenal sebagai kawasan agropolitan, sehingga mendapat julukan Kota Agropolitan. Seperti halnya kawasan Malang di sekitarnya, Batu banyak menghasilkan apel, sayur-sayuran, dan bawang putih.
Selain terkenal sebagai kota agropolitan, batu juga terkenal sebagai kota seniman. Jikalau sempat mampir ke Batu, singgahlah di beberapa sanggar lukis dan galeri seni yang banyak terdapat di sana.

Tak cuma kebun apel, banyak hal bisa dinikmati di kota ini. Mulai dari wisata budaya sampai wana wisata. Punya rencana untuk jalan-jalan bersama keluarga saat Lebaran nanti? Cobalah pilih Malang sebagai tujuan wisata Anda kali ini. Tahukah Anda, sejak masa kolonial, Malang dikenal sebagai tujuan wisata dan tempat peristirahatan bagi orang-orang Belanda. Iklim tropis pegunungan yang sejuk serta panorama alamnya yang menawan menjadikan kota ini mendapat julukan, Paris Van East Java dan Switzerland of Indonesia. Julukan yang sangat indah

MATA AIR TERMURNI TRAWAS POEXA


Memilih Trawas bukan kebetulan. Tak jauh dari lokasi ada tiga tujuan wisata alam. Ada air terjun (Dlungdung), ada peninggalan arca dan candi Hindu dengan mata air konon termurni di dunia (Airlangga).

Bantaran sawah berundak terhampar menghijau, selain hutan tropis yang liar mengepung. Sungguh panorama yang menumbuhkan keheningan batin, khususnya bagi orang kota. Selain itu, mudah menjangkau situs di Trowulan dan aneka arkeologis lain, termasuk ke Pandaan dan Bromo.

Paket hidup sehat di Trawas bisa memilih dua minggu tinggal tak ubahnya di hotel. Bedanya, ada sejumlah program, ahli gizi, ahli pijat, dan terapi air. Selain praktik memasak sehat, ditatar hidup sehat pula.

 

Bahkan, empat anjing peliharaan Angely sejak bayi sudah diberi menu yang sama. Konon sehat, penyakit kulitnya sembuh sendiri, tak pernah flu seperti juga tuannya yang berjanji akan tetap memilih gaya hidup warisan sang ayah sampai ujung umurnya.

Jumat, 09 April 2010

TemPat Yg TeTap BuAt PeTuAlanG (PuLaW SeMPu BroW)


Pulau ini terletak di selatan kota Malang. Dengan Danau Air asin di tengahnya di tambah dengan tebing penahan gelombang yang menjadi batas antara laut selatan dengan danau air asin ini. Pulau sempu boleh dikatakan sebagai tempat rekreasi yang sangat menyenangkan (walaupun peruntukan di sana bukan untuk rekreasi).
Di sana memang hanya sebuah pulau mandiri yang tak berpenghuni. Sesampainya di sana kita akan melewati hutan belantara yang bisa ditempuh dengan 2 jam berjalan kaki. Sepanjang perjalanan banyak pemandangan super alami akan menjadi suguhan spesial setiap kita melangkah. Udara yang segar ditambah dengan pemandangan alam yang begitu menakjubkan serta satwa-satwa liar seperti bajing atau tupai membuat kita akan berhenti sejenak dan seolah berkata ("Tidak Menyesal Aku Datang Ke Sini")
Eitssss....., deskripsi di atas belum seberapa jika kita tiba di danau yang saya ceritakan tadi. Waduh pokoknya susah deh diceritakan dengan kata-kata. Tapi kalau temen-temen pernah ngeliat film "The Beach" nya Leonardo Di Caprio. Menurut saya ga jauh-jauh amat. Bedanya cuman di sini ga ada ikan hiu nya ajah hahahahaha

Kamis, 18 Februari 2010


i believe that if we dont stop destroying the earth.
mother nature would go all out to destroy us.

i dont believe that we all would die by the apocalypse
or as you idiots know it as the huge asteroid that will destroy the earth.
i think we all will die by:
starvation
flood
an infectious virus
yes!i think that all animals&plants would suffer and die first.
and we would be next.

so stop all your nonsense and atleast help
save the earth.
recycle,reuse,reduce.
stop all the burning of rubbish which is not needed to do so,
you burn. you still have to clean up the ashes right?
you sweep them into the nearest longkang
and when the drains get flooded
you blame the government and shit!
don't blame them. BLAME YOURSELF!

if only the world would go organic.
the people didnt discover "technology"
Our great grand children would not suffer.
Or even our children!
HAHAHAHA
somehow i feel im talking rubbish here.
but to me this makes sense.

nvm..take your time
to absorb all this information
into your small peanut sized brain.
thanks!